Categories: SEO

Settingan Plugin Autoptimize

SEO tidak melulu tentang off-page off-page off-page. Buat yang baru tau tentang SEO, pasti mikirnya SEO itu ya make backlink aja. Tapi enggak.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi peringkat website di SERP. Salah satunya kecepatan situs. Tentang kecepatan situs, kita akan bahas di artikel lain.

Sekarang kita belajar dulu tentang plugin wordpress bernama Autoptimize ini.

 

Persiapan

Sebelum setting, kita akan menggunakan tools untuk mengetahui seberapa efektif sih plugin ini. Tools yang digunakan ialah :

 

General Setting Plugin Autoptimize

settingan plugin autoptimize yang biasa, tinggal centang ketiga kolom diatas

Settingan ini gampang. Kamu tinggal centang saja :

Optimize HTML Code, Optimize Javascript Code dan Optimize CSS Code.

Dan jangan lupa klik SHOW ADVANCE SETTING, di pojok kanan ada tombolnya

Penjelasannya di bawah ini.

 

1. Optimize HTML Code

Di fitur ini bisa membuat code html di blogmu terkompres, kalau kamu cek pakai view-source:namadomainmu.com , biasanya codenya rapih. Istilah compress ini disebut dengan minify. Kalau code html sebelumnya seperti ini :

code html blog ini sebelum diminify

 

Setelah diminify, kodenya akan terkompress menjadi satu baris.

Keuntungannya ialah, ukuran file halaman akan lebih kecil. Lebih kecil berarti data yang dipakai lebih sedikit. Loadnya pasti akan lebih cepat 😀

 

2. Optimize Javascript Code

Ini penting banget nih. Javascript di CMS biasanya requestnya banyak, terus kalau theme yang kurang bagus terkadang ada penambahan JavaScript sendiri atau javascript yang dipasang secara inline.

Dengan mengaktifkan ini, javascriptnya akan digabungin dan otomatis plugin ini bakal nge cache-in javascript. Supaya gak request terus dari luar dan disimpan secara statis di disk server atau hosting kita.

Selain itu jangan lupa kosongin kolom ini (klik advance setting diaktifkan dulu biar muncul) :

 

 

3. Optimize CSS Code

CSS itu ibarat baju di blog. Stylenya, yang membuat tampilan jadi bagus. Tema dan plugin biasanya punya file CSS sendiri. Bayangin kalau kebanyakan plugin, bisa bikin lemot web kita.

Centang ini biar kode CSS terkompress dan dikumpulin jadi satu dalam file statis kayak JavaScript tadi.

 

Extra Setting

Ini pilihan aja si, kalau mau lebih bagus lagi. Di tab settingan Autoptimize ada tab “Extra” dimana kamu bisa mengaktifkan beberapa fitur tambahan.

Settingan Extra Autoptimize

Script emoticon dan versi script bisa membuat lemot web kita juga. Terus kamu bisa centang remove Google Fonts kalau pengen mengurangi request script dari luar.

 

Hasilnya..

before

 

After

Not bad.

Kalau mau lebih bagus lagi, bisa non-aktifkan GRAVATAR. Cuman karena di blog ini aku mengandalkan estetika juga, enggak aku non-aktifkin. Biar ada fotoku pas kamu baca artikel :p

Sampai bertemu di tutorial berikutnya.

Yugi

Seorang Blogger, Internet Marketer, Gamer, Mahasiswa. Memiliki ketertarikan dalam hal Search Engine Optimization. Oiya, saya suka naik gunung.

Share
Published by
Yugi
Tags: Plugin WordpressWordpress

Recent Posts

  • Destinasi Wisata

Curug Telu Baturraden

Kalau kamu ke Purwokerto, mungkin bakalan wajib juga mampir ke dataran tinggi Baturraden di dekat kota itu. Kayaknya semua orang…

3 bulan ago